Orang ketiga diluar cerita.

(Source: sugoihentai)

Sushi…

(Source: randomitic)

Mendirikan Sholat Namun Tidak Menegakkan?

ayudyahpermatasari:

Pertama, mari kita koreksi cara bersuci kita dari membasuh kedua tangan dan sela-selanya hingga membasuh kedua kaki sampai mata kaki, sudahkah sesuai dengan rukun berwudhu?

Kedua, niat memulai sholat. Luruskan niat karena Allah, tidak harus membaca niat dengan bacaan yang lengkap dan keras. Cukup dalam hati.

Ketiga, gerakan mengangkat kedua tangan ketika takbiratul ikhram. Angkatlah kedua tangan dengan sungguh-sungguh hingga sejajar dengan bahu atau menyentuh telinga.

Keempat, melipat tangan di perut bagian atas atau sejajar dengan dada.

Kelima, bacaan Al-Fatihah. Al-Fatihah dalam sholat fardhu ibarat poros, bacaan wajib ketika sholat maka bacalah dengan pelan dan hayati setiap tafsirannya. Ihdinas shiraatal mustaqiim, tunjukkanlah kami jalan yang lurus.

Keenam, gerakan ruku’. Membungkung dengan posisi punggung yang lurus dan berucap Maha Suci Tuhan ku yang Maha Agung dan dengan MemujiNya.

Ketujuh, gerakan sujud, membungkuk dengan posisi punggung yang lurus, dahi dan hidung menempel lantai, lengan tidak diperbolehkan menyentuh lantai serta berucap Maha Suci Tuhan ku yang Maha Tinggi dan dengan MemujiNya.

Kedepalan, mengucapkan dua kali salam dengan gerakan menolehkan kepala dengan maksimal ke kanan dan ke kiri.

Kesembilan, tuma’ninah di setiap gerakan. Yaitu berhenti sejenak, menandakan gerakan yang tenang yang bisa menambah kekhusyu’an.

Kesepuluh, ucapkan setiap doa di setiap gerakan dengan perlahan dan sungguh-sungguh, ketahuilah bahwa segala ucapan di saat sholat adalah doa untuk diri kita sendiri.

Tulisan ini dibuat untuk bahan renungan kita, bahwa kesepuluh hal tadi adalah hal kecil yang sering kita sepelekan, sudah benarkah gerakan-gerakan sholat kita?

(Source: shokugekis)

(Source: greatlevi)

"Stop comparing where you’re at with where everyone else is. It doesn’t move you farther ahead, improve your situation, or help you find peace. It just feeds your shame, fuels your feelings of inadequacy, and ultimately, it keeps you stuck. The reality is that there is no one correct path in life. Everyone has their own unique journey."

Daniell Koepke (via psych-facts)

(Source: onlinecounsellingcollege)